Sabtu, 28 Februari 2015
LELAKI
lelaki itu terlihat bodohnya ketika ia marah
padahal ia memiliki segudang kepintara jika ia bisa lebih tenang
ketika ia marah ia bagaikan manusia tanpa akal
ia tidak akan berfikiran jernih
ia akan terlambat menyadari suatu hal
ia akan kehilangan seseorang
jadi ketika kamu sudah kehilangan seseorang kamu akan sadar bertapa bodohnya dirimu.
jadi kontrolah emosi mu sebaik mungkin
karena cuma itu yang bisa menyelamatkanmu dari perihnya penyesalan.
Sabtu, 21 Februari 2015
Karena Berbeda
hidup itu bagaikan epitalsis. hitam putih akan kalah dengan yang bewarna. begitu juga dengan foto ini. tatapan pertama kalian tertuju kepada daerah yang berwarna. karena memang yang berwarnalah yang akan menarik perhatian orang banyak. jika diperhatikan baik baik bukankah ada objek lain yang bernilai lebih dibandingkan objek berwarna tersebut. kenapa kalian begitu tertarik dengan objek berwarna tersebut ?
sekarang aku tahu. kenapa objek berwarna tersebut yang menjadi sorot perhatian. bukan karena dia berwarna. bukan juga karena dia tabu. bukan juga karena dia banyak disukai. bukan juga karena dia terkenal. tapi karena dia berbeda.
Selasa, 24 Juni 2014
PENDAKIAN SINDORO
Gunung sindoro merupakan gunung aktif yang berada di jawa tengah. Ketinggian gunung sindoro adalah 3153Mdpl. Tanggal 14-10-2014 aku dan teman-teman sepakat untuk menaiki gunung yang maha indah ini. Kami start dari Yogyakarta dan menuju kota wonosobo. Pendakian kali ini aku tidak sendiri. Aku di temani oleh teman teman dibawah ini
| pos 3 |
Yang paling depan sendiri aku, belakangnya rama, jaket kuning nasrul, sampingya yang menggunakan masker adalah fauzi,sebelah kiri fauzi nashih, belakangnya yang menggunakan jaket merah koko yang paling belakang isaef dan yang nyengir di pojok kanan atas adalah rausan.
Kita berangkat dari kota Yogyakarta sekitar jam 14:00 dan tiba di basecamp sekitar jam 7 malam. Setelah tiba di basecamp tak perlu berlama lama kita langsung naik keatas namun supaya lebih nikmat alangkah baiknya mengisi perut yang kosong terlebih dahulu. Kebetulan cukup banyak yang jualan di basecamp ini. tidak seperti basecamp gunung lainnya. Ada satu makanan yang menarik perhatian kami yaitu mie ayam. malam itu kami memutuskan untuk memesan mie ayam untuk makan malam kami.
Setelah makan kami pun bersiap untuk sholat dan langsung berangkat. Sebelum berangkat kami mengisi formulir pendakian. Formulir ini sangat penting. Karena jika terjadi sesuatu hal maka formulir ini akan mempermudah proses pencarian.
Dan akhirnya kita perangkat jam 20:00 rute awal adalah perkebunan warga. Seperti biasa perkebunan warga adalah salah satu rute yang paling aku benci karena perjalanan yang berbatu dan landai. Hal ini cukup menguras tenaga. Perjalanan dari basecamp hingga pos 1 sekitar 1,5 jam. Pada perjalanan ini kami masih segar dan sehat sentosa. Namun hal unik di gunung sindoro ini adalah ada pangkal ojek di pos1, wajar saja karena memang perjalanannya sangat jauh dari basecamp tidak seperti gunung-gunung lainnya.
Ketika di pos 1 kita beristirahat sejenak dan meluangkan waktu untuk minum. Dan setelah itu kita memulai kembali perjalanan menuju pos 2. Perjalanan menuju pos 2 sudah berbentuk tanah. Perjalanan mulai terjal dan mulai memasuki kawasan hutan. Selama perjalanan dari pos 1 dan pos 2 tidak ada kendala. Setelah sampai di pos 2 kita beristirahat kembali dan mulai memakan makanan ringan yang ada. Di pos 2 masih hutan, jadi kami masih belum bisa melihat pemandangan kebawah. Tidak perlu lama-lama kami pun kembali berangkat menuju pos 3. Kita berencana untuk ngecamp di pos 3. Perjalanan menuju pos 3 lebih sulit daripada penjalanan sebelumya.perjalanan mulai berbatu dan curam. Di perjalanan ini kami cukup banyak menghabiskan air. Dan setelah 2 jam lamanya perjalanan akhirnya kami sampai di pos 3. Disini kami memutuskan untuk mendirikan tenda dan langsung tidur untuk mengisi tenaga untuk besok subuh.
udara terasa sangat dingin, terdengar suara getaran di seluruh badan kami yang menandakan kedinginan, namun kami masih bersyukur masih bisa tidur di keadaan seperti ini.
Tepat jam 05:00 aku pun bangun dan mulai keluar dari tenda dan mulai bersiap-siap untuk memasak. Namun ada salah satu temanku yang melontarkan perkataan yang cukup membuatku jengkel “malam ini aku nggak bisa tidur nyenyak, kalian duluan aja” dengan spontan aku membalas perkataannya “semuanya juga tidak tidur nyenyak, namun bagaimana pinter-pinteran nyembunyiin itu” mendengar perkataan ku itu diapun bangun dari tidurnya dan akhirnya mulai keluar dari tenda. Di gunung sebenarnya banyak sekali hal-hal yang dapat kita pelajari. Mulai kekompakan, tenggang rasa, setia kawan, dan kedewasaan.
Setelah makan akhirnya yang kita tunggu tunggu pun datang yaitu sunrise yaitu matahari terbit. Di pos 3 ini sungguh indah pemandangan yang di sajikan oleh sindoro sumbing dan jangan salah dari pos 3 ini kita sudah dapat melihat gunung yang jauh di seberang sana yaitu merbabu dan merapi. Sebelum berangkat kami foto foto terlebih dahulu dan sedikit mengambil video dan setelah itu kami beres beres dan berangkat menuju puncak.
Dari pos 3 ini perjalanan mulai curam dan tidak ada bonus. Aku menguatkan tekat untuk secepat mungkin ke puncak sebelum pukul 10:00 karena jika lebih dari jam 10:00 maka kabut naik dan belerang pun naik. Hal ini berbahaya karena gunung ini masih aktif.
Perjalan ke puncak sangat cerah jadi hal tersebut justru membuat lambat perjalanan kami karena setiap langkahnya kudu mengambil foto-foto (biasa narsis). Diperjalanan ini tenaga kami kekuras lebih banyak karena udara nya lebih panas. Jadi keringat sangat gampang keluar dan air pun sangat cepat habis. Namun mau nggak mau aku harus menegaskan kepada teman teman lainnya untuk berhemat air. Karena tidak ada mata air disini.
Sebelum puncak kita di suguhi oleh pemandangan taman edelwis namun belum mekar seperti cintaku kepada mu etsss. Di taman edelwis ini puncak mulai kelihatan. Namun ternyata puncak PHP hingga 3 kali berturut turut. Ternyata bukan kamu aja yang php gunung sindoro juga :D . ah mulai ngaco ah.
Nah setelah berjalan sekitar 3 jam akhirnya nyampe juga di puncak sindoro. Namun aku harus menunggu teman teman yang masih ketinggalan cukup jauh di bawah. Di puncak ini bau belerangnya sangat kental. Sehingga membuat ku pusing. Akhirnya lengkap sudah anggota kami di puncak dan mulai mengambil foto
| puncak sindoro |
Dipuncak mulai ada kabut dan kami tidak bisa berlama lama di sini karena jika lama lama kami bisa mati keracunan belerang. Nah setelah itu kami turun dengan cepat dan Alhamdulillah sampai basecamp dengan selamat. Begitulah cerita pendakian ku di gunung sindoro. Bagaimana dengan mu ?
FOTO-FOTO
Senin, 01 Juli 2013
Budaya foto editan
Seperti yang kita ketahui sendiri cewek-cewek jaman sekarang semangkin kreatif kreatif. demi menjaga penampilan mereka. mereka menghalalkan segala cara mungkin semua itu dilakukan mereka demi menarik hati para lelaki. sala satu cara wanita untuk menjaga atau mempercantik dirinya adalah dengan menggunakan program editing contoh PS (photoshop). mungkin sudah tidak asing lagi ya jika wanita di sosialnetwork menggunakan foto editan mending hanya satu atau dua orang saja akan tetapi ini menjadi mayoritas dari seluruh wanita yang ada di dunia maya. setau gua ya yang nama nya cwo itu pasti sangat menyukai wanita apa adanya gan bisa di bilang natural. terus ya kalo emang kamu kamu para wanita masih ingin memakai PS sebagai mempercantik foto kalian. bukanya itu namanya membohongi diri sendiri ya ? ngak malu tuh. gua juga punya cerita nih gan dulu gua suka sama seorang cwe yang ada di sekolah gua tapi gua baru mengenalnya di facebook gua liat tuh fotonya cantik banget gan gua kira dia beneran cantik. eh ternyata gua ajak kenalan gua ngak nyangka aja ternyata orang yang ada di fotonya itu sangat beda sama yang aslinya. semenjak itu gua kagol(bahasa jawanya nyesel) sama cwe editan
Memangnya kalo ngepost foto sendiri alami tanpa editan apa sulitnya sih bro ? gua juga punya cerita lagi nih gan gua naksir nih sama kaka kelas gua orang nya di facebook cantik banget gan gua sampe ngak berhenti berhenti dah mandangin fotonya gan tapi ini ceritanya beda kakak ini mau diedit apa engak di edit juga cantik gan. gua heran apa dia ngak bersyukur ya dengan apa yang telah di beri tuhan. tapi kalau masalah itu mungkin hanya dia dan tuhanlah yang tau apa hikmah dari semuanya.
Memangnya kalo ngepost foto sendiri alami tanpa editan apa sulitnya sih bro ? gua juga punya cerita lagi nih gan gua naksir nih sama kaka kelas gua orang nya di facebook cantik banget gan gua sampe ngak berhenti berhenti dah mandangin fotonya gan tapi ini ceritanya beda kakak ini mau diedit apa engak di edit juga cantik gan. gua heran apa dia ngak bersyukur ya dengan apa yang telah di beri tuhan. tapi kalau masalah itu mungkin hanya dia dan tuhanlah yang tau apa hikmah dari semuanya.
Dari dua pengalaman diatas gua bisa mengambil hikmah nih gan. kita harus mensyukuri dengan apa yg telah diberi oleh yang kuasa bro selagi seorang wanita itu bisa mempercantik diri untuk apa mengedit foto ngak jelas dan menyebarkan kebohongan demi kebohongan diri sendiri bro. dan belajarlah jujur dari sekarang walaupun itu terasa pahit ^_^.
Senin, 27 Mei 2013
Bahaya Merokok
| |
Bahaya dari merokok sudah sering sekali didokumentasikan. Data dari studi yang terkini mengatakan bahwan terdapat hubungan kuantitatif antara merokok dengan berbagai penyakit jantung koroner, kanker paru, kanker usus, emfisema paru,penyakit vaskular perifer serta kematian neonatus (Dhala et al., 2004). Pada tahun 2002, diperkirakan sebanyak 4,83 juta kematian bayi prematurdisebabkan oleh merokok, dimana sebnyak 50% di negara-negara membagun (Ezzati et al., 2003).
Berdasarkan data-data yang telah diperoleh, merokok terbukti merupakan salah satu faktor resiko yang terbesar untuk mati mendadak melalui penyakit jantung koroner (PJK). Resiko terjadinya PJK ini meningkat 2-4 kali pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok, dengan bertambahnya jumlah rokok yang dihisap per hari serta lama merokok. Terdapat penelitian telah embuktikan bahwa factor resiko merokok bekerja secara sinergis dengan faktor-faktor lain seperti hipertensi, kadar lemak atau gula darah yang tinggi terhadap tercetusnya PJK. Hal ini menyokong bahwa ,merokok mempunyai kaitan yang kuat dengan penyakit jantung dan pembuluh dara (Kusumana.2002).
Merokok masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Dengan jumlah perokok di Indonesia saat ini mencapai 57 persen penduduk atau kurang lebih 100 juta orang, artinya kini Indonesia menduduki peringkat ke 7 dalam urutan Negara yang jumlah perokoknya paling banyak. Jumlah perokok diseluruh dunia saat ini mencapai 1.1 miliar orang. Sebanyak 800 juta orang diantaranya di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Peraturan Pemerintah (PP) No 81/1999 tentang pengamanan rokok bagi kesehan telah direvisi bago melindungi masyarakat dari bahaya kesehatan akibat merokok dimana tersebut mengharuskan penulis jumlah kandungan tar dan nikotin dalam setiap batang rokok. Karena itu, setiap bungkus rokok kini harus ditulis bahaya nerokok terhadap kesehatan. Misalnya, sakit jantung, paru-paru dan gangguan kehamilan (Health Today, 2003).
Golongan yang didapati paling banyak merokok adalah golongan dewasa muda. Indonesia juga cetak rekor baru, yakni jumlah prokok remaja tertinggi di dunia. Sebanyak 13,2 persen dari total keseluruhan remaja di Indonesia adalah perokok aktif (Republika, 2005). Mahasiswa juga tidak terkecuali dari termasuk dalam golongan yang merokok ini. Termasuk juga mahasiswa yang belajar di Fakultas Kedokteran. Walaupun mahasiswa kedokteran mempelajari tentang bahaya merokok. Ini akan menjadi masalah kepada mereka pada masa yang akan dating sebagai tenaga kesehatan karena mereka seharusnya menunjukkan contoh yang baik kepada pasien untuk menjalani cara hidup yang sehat.
Nah mungkin sekian dari saya semoga bermanfaat bagi pembaca :)
Senin, 01 April 2013
Kesadaran masyarakat akan sampah
Kesadaran masyarakat akan sampah
Sampah adalah bahan produksi manusia yang telah tidak di gunakan lagi.sampah dapat dibagi menjadi 3 yaitu Organik,non Organik dan sampah kertas.biasanya masyarakat jarang memisahkan sampah sampah tersebut .karena ketidak pedulian masyarakat terhadap lingkungannya sendiri .jika dibandingkan negara maju bisa disebut jepang .jepang sangat peduli akan lingkungan sekitar mereka .dan salah satu pabrik sampah terbesar di jepang .jika di liat dari luar sulit di percaya bahwa itu adalah pabrik sampah .kenapa? karena tempat tersebut sangat rapi,indah dan sejuk .
Bicara soal jepang .jepang juga banyak tips untuk menjadi kan negaranya menjadi bersih dan indah tersebut. salah satu nya mereka mengajarkan pembelajaran dasar tentang menangani sampah dari rumah kerumah .dan bisa dibilang pemerintah di jepang itu sangat niat dan peka terhadap penanganan sampah.
Selain itu juga mereka juga sangat serius tentang penggolongan jenis sampah .bahkan mereka sangat malu jika mereka salah menaruhkan sampah tidak sesuai dengan golonganya .coba kita bandingkan dengan negara kita .membuang sampah sembarangan saja belum tentu ada yg malu apa lagi salah menggolongkan jenis jenis sampah tersebut .
Dan pertanyaan nya .Apakah kita bisa seperti mereka? Tentu,semua itu bisa di wujutkan karena kesadaran masyarakat .sesuatu dari masyarakatlah yg akan kembali kepada masyarakat .dan juga bantuan dan pembimbingan dari pemerintah untuk menangani sampah .seperti memberikan pembelajaran tentang menanggulangi sampah rumah tangga .selain itu bisa juga seperti memberikan gaji tetap untuk pemulung .supaya mereka lebih rajin untuk memungut sampah dan negara kita bisa bebas dari sampah.
Dan mungking hanya itu dari saya dan semoga bermanfaat ya gan
Rabu, 06 Maret 2013
Pelajaran dari semut
Aku adalah anak yg
pintar.
Aku
pun sangat merasa paling pintar di sekolahan.
Kemauan
ku Aku pasti bisa ku dapatkan karena aku pintar.
Seperti
perhatian guru,
banyak
wanita yg mendekat,
dan
menjadi pusat pehatian.
Oh
iya aku belum memperkenalkan nama ku. Nama ku Boby
Setiawan
panggil saja
boby atau professor cilik juga boleh.
Setiap
hari aku selalu berkecimbung dengan guru-guru.
Biasa,
mengenai penelitian.
Banyak
anak yang
meminta
di ajarkan pelajaran oleh ku.
Akan
tetapi aku tidak akan mau. Ku
rasa itu hanya hal bodoh.
Dan
aku ngak ada waktu untuk itu.
Setiap
piket aku sangat enggan di suruh.
Karena
aku tidak suka di suruh apalagi di atur-atur.
Karena
aku merasa lebih terdidik dari mereka.
Sepulang
sekolah aku menunggu jemputan sambil duduk di kursi.
Dan
tak sadar aku pun melihat banyak semut yang
berbaris sambil berjalan.
Dan
kepala nya saling berbenturan setiap jalan.
Aku
pun hanya bisa senyum di dalam hati sambil berkata “BETAPA BODOHNYA
MEREKA kerja kok pake otot”.
Trus
bertabrakan lagi.
Kenapa
mereka harus di ciptakan kalau hanya menjadi makluk yang bodoh
seperti itu.
Dan
tidak sadar jemputan pun sudah datang.
Saatnya
pulang.
Jumat, 07 September 2012
Teori mesin waktu
Asalamualaikum nih agan
agan selama liburan lebaran 2012 dirumah gan .ngak lepas pikiran gua oleh teori
relatifitas gan.gua sangat mikirin teori tersebut .yg konon kata nya jika kita
ingin ke masa depan harus mempunyai mesin yg mendekati atau lebih dari
kecepatan cahaya gan.tapi gua punya pemikiran lain nih gan..... skarang kan
udah demokrasi .setiap orang boleh dong menyampai kan pendapat nya...makanya di
blog ini gua akan mengutarakan pendapat gua gan.......
1.gua ngak setuju mengenai
teori relatifitas
Karena gua fikir itu
ngak masuk akal .ada salah satu artikel mengutarakan contoh teori relatif itu
seperti ini .ada seorang anak dan ibu nya yg ingin pergi ke pasar dan sesampai di
pasar anak nya menunggu di depan pasar dan ibu nya masuk pasar dan mereka sudah
janjian ketemu 1 jam kemudian di depan pasar setelah 1 jam si anak sudah ke
lelahan menunggu ibunya .dan si ibu tidak sadar bahwa dia sudah pergi selama
satu jam .....jadi feel seperti itulah yg di sebut hukum relatifitaas .mengapa?karena
si ibu itu bergerak jadi waktu nya di persempit,seakan akan ia tidak sadar
bahwa dia telah berpergian selama satu jam,dan si anak tadi merasakan lebih
dari satu jam karena ia diam ... itu contoh relatifitas umum gan
2.ada juga yg mengutarakan
efek setelah melaju kecepatan cahaya
Ada sebuah artikel yg
mengutarakan bahwa jika kita melaju kecepatan cahaya kita akan merasa waktu
lebih cepat sedang kan orang yg diam atau orang yg melihat kita ia merasakan
waktu yg sangat lama ..contoh ada seorang kembar pangil saja a dan b
Pada umur 20 tahun si b
pergi ke planet x dengan kecepatan cahaya ,sedangkan jarak bumi sampai planet x
adalah 15 tahun kecepatan cahaya dan setelah sampai di planet x si b rindu
dengan bumi dan balik kembali ke bumi dengan kecepatan yg sama dan sesampai di
bumi si b kaget ternyata si a sudah tua dan si b masih muda ,,dan itulah contoh
contoh yg mreka utarakan di dunia maya ini gan
Menurut gua....
Yg membedakan orang yg diam dan bergerak itu hanyalah
feel gan.tidak ada waktu yg berbeda .sama hal nya dengan cerita nomor dua gan
menurut gua itu sebenarnya usia mreka sama hanya feel dan faktor lingkungan yg
mempengaruhi...menurut gua gua menyimpulkan kan materi gua ini dengan
menggabungkan ilmu biologi dan fisika .contoh si b ia telah menjelajah ke
planet x dengan jarak 15 tahun cahaya ,umur si b 20+15+15=50 ,,,,mengapa 15 ada
dua ? karena ia perjalanan bulak balik gan .dan pasti nya mereka umur nya sama
sama 50 tahun dong ,, tapi mengapa si b lebih muda...itu di sebab kan oleh
faktor lingkungan ,,,menurut penelitian rusia bahwa di luar angkasa kulit
sungkar mengkerut dan tidak ada bakteri pengurai disana agan agan ,,,jika kita
di sana seperti membeku di dalam s..bukan masalah dingin tapi bakteri virus dan
debu ti dak ada di sana gan bisa di bilang steril dari wabah biologis ,,tapi
saya tidak mengatakan bahwa bebas dari wabah kimia lho karena ,,,,di sana
radiasinya cukup besar,,tapi cukup ,nanti akan saya bahas di season selanjutnya
aja gan ..kembali ke topik jadi bukan si b nya muda karena penjelajahan waktu
tapi memang si b terlihat lebih awet muda di bandingkan si a.....
Sampai saat ini
Gua ngak mengakui atau percaya bahwa jika manusia melaju
mendekati kecepatan cahaya atau lebih ,mereka akan bisa menjelajahi masa depan
,,,itu SALAH BESAR tidak ada yg instan jika ingin menjelajah waktu untuk satu
tahun ke depan maka kita harus mengorban kan satu tahun waktu kita gan
,,seperti hukum newton aksi=reaksi
Mungkin itu menurut gua
gan .........boleh di ambil yg baik nya gan ,,,,,,makasih wasalamualaikum
.wr.wb
Sabtu, 18 Agustus 2012
Fenomena Deja Vu yang misterius
Fenomena Deja Vu yang misterius
Pernahkah loe mengunjungi sebuah rumah untuk pertama kalinya dan tiba-tiba loe merasa familiar dengan rumah tersebut ? Atau pernahkah ngak loe berada dalam suatu peristiwa ketika tiba-tiba loe merasa bahwa loe sudah mengalaminya walaupun loe tidak dapat mengingat kapan terjadinya peristiwa tersubut gan ? itulah deja vu brooo.dia adalah salah satu fenomena misterius dalam kehidupan manusia atau kita bro.
"Om, saya merasakan bahwa saya pernah melakukan hal yang sama, gerakan yang sama dan lain- lain"
Suatu hari, kalimat di atas masuk ke kotak komentar di blog ini. Walaupun kalimat itu terdengar menakutkan dan misterius, tapi untuk kasus ini sepertinya saya punya jawabannya. Inilah yang disebut deja vu.
Banyak dari kita yang sudah pernah mendengar kata ini, tapi mungkin cuma sedikit yang mengetahui artinya bro.
Definisi Deja Vu
Deja vu berasal dari kata Perancis yang berarti "telah melihat". Kata ini mempunyai beberapa turunan dan variasi seperti deja vecu (telah mengalami),deja senti (telah memikirkan) dan deja visite (telah mengunjungi). Nama Deja Vu ini pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan Perancis bernama Emile Boirac yang mempelajari fenomena ini tahun pada 1876.
Selain deja vu, ada lagi kata Perancis yang merupakan lawan dari deja vu, yaitu Jamais Vu, yang artinya "tidak pernah melihat". Fenomena ini muncul ketika seseorang untuk sementara waktu tidak dapat mengingat atau mengenali peristiwa atau orang yang sudah pernah dikenal sebelumnya. Saya rasa sebagian dari kalian juga sering mengalaminya.
Sebelum kita melihat mengenai deja vu, pertama, kita perlu mengetahui apa yang disebut dengan "Recognition Memory", atau memori pengenal.
Recognition Memory
Recognition Memory adalah sebuah jenis memori yang menyebabkan kita menyadari bahwa apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah pernah kita alami sebelumnya.
Otak kita berfluktuasi antara dua jenis Recognition Memory, yaitu Recollectiondan Familiarity. Kita menyebut sebuah ingatan sebagai Recollection (pengumpulan kembali) jika kita bisa menyebutkan dengan tepat seketika itu juga kapan situasi yang kita alami pernah muncul sebelumnya. Contoh, jika kita bertemu dengan seseorang di toko, maka dengan segera kita menyadari bahwa kita sudah pernah melihatnya sebelumnya di bus.
Sedangkan ingatan yang disebut Familiarity muncul ketika kita tidak bisa menyebut dengan pasti kapan kita melihat pria tersebut. Deja Vu adalah contoh Familiarity.
Selama terjadi Deja Vu, kita mengenali situasi yang sedang kita hadapi, namun kita tidak tahu dimana dan kapan kita pernah menghadapinya sebelumnya.
Percaya atau tidak, 60 sampai 70 persen manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali, apakah itu berupa pandangan, suara, rasa atau bau. Jadi, jika anda sering mengalami deja vu, jelas anda tidak sendirian di dunia ini.
Teori-Teori Deja Vu
Walaupun Emile Boirac sudah meneliti fenomena ini sejak tahun 1876, namun ia tidak pernah secara tuntas menyelesaikan penelitiannya. Karena itu, banyak peneliti telah mencoba untuk memahami fenomena ini sehingga akhirnya kita mendapatkan Paling tidak 40 teori yang berbeda mengenai deja vu, mulai dari peristiwa paranormal hingga gangguan syaraf.
Pada tulisan ini, tidak mungkin saya membahas 40 teori tersebut satu persatu. Jadi saya akan memilih beberapa teori yang saya anggap perlu diketahui. Pertama, saya akan mulai dari teori psikolog legendaris, Sigmund Freud. Tapi sebelum itu, saya ingin menunjukkan kepada kalian sebuah gambar yang sangat terkenal. Ini dia :

Foto di atas adalah foto ilustrasi "Puncak gunung es" yang terkenal. Para ahli "otak" sering menggunakan ilustrasi di atas untuk menunjukkan seperti apa pikiran kita yang sebenarnya. Permukaan air adalah batas kesadaran kita.Pikiran Sadar kita adalah bongkahan yang muncul di atas permukaan laut.Sedangkan pikiran bawah sadar adalah bongkahan raksasa yang ada di dalam laut.
Menurut mereka, sesungguhnya sebagian besar informasi yang kita terima tersimpan di pikiran bawah sadar kita dan belum muncul ke permukaan. Hanya sebagian kecil dari informasi yang kita terima benar-benar kita ingat atau sadari. Prinsip ini adalah kunci penting untuk memahami Deja Vu.
Gangguan akses memori
Sigmund Freud yang sering dijuluki sebagai bapak psikoanalisa pernah meneliti mengenai fenomena ini dan ia percaya bahwa seseorang akan mengalami Deja Vu ketika ia secara spontan teringat dengan sebuah ingatan bawah sadar. Karena ingatan itu berada pada area bawah sadar, isi ingatan tersebut tidak muncul karena dihalangi oleh pikiran sadar, namun perasaan familiar tersebut bocor keluar.
Teori Freud ini terbukti menjadi landasan bagi teori-teori yang muncul berikutnya.
Namun sebelum saya membahas teori-teori yang lain, saya ingin mengajak kalian untuk mengenal satu kata ini terlebih dahulu, yaitu "Subliminal". Subliminal berasal dari kata latin, yaitu "sub" dan "Limin atau Limen". "Sub" berarti bawah, sedangkan "Limin" berarti ambang batas. Dalam artian psikologi, subliminal berarti beroperasi dibawah sadar.
Lagi-lagi berhubungan dengan bawah sadar. Maksud saya memperkenalkan kata ini adalah untuk memahami teori di bawah ini.
Perhatian yang terpecah - teori ponsel
Seorang peneliti bernama Dr. Alan Brown pernah mengadakan eksperimen yang diharapkan bisa menciptakan ulang proses deja vu. Dalam percobaannya, ia dan rekannya Elizabeth Marsh memberikan sugesti subliminal kepada subjek penelitiannya.
Mereka menunjukkan sekumpulan foto yang menunjukkan lokasi-lokasi yang berbeda kepada sekelompok pelajar dengan maksud bertanya kepada mereka mana yang dianggap paling familiar bagi mereka. Dalam percobaan ini, semua pelajar yang diuji belum pernah mengunjungi lokasi-lokasi yang ada di foto tersebut.
Namun sebelum mereka menunjukkan foto-foto itu, terlebih dahulu mereka menayangkan sebagian foto itu di layar dengan kecepatan subliminal sekitar 10 sampai 20 milidetik. Kecepatan itu cukup bagi otak manusia untuk menyimpan informasi itu di bawah sadar, namun tidak cukup bagi para pelajar itu untuk menyadari dan menaruh perhatian padanya.
Dalam percobaan ini terbukti bahwa lokasi-lokasi pada foto-foto yang sudah ditayangkan dengan kecepatan subliminal dianggap paling familiar bagi para pelajar itu.
Eksperimen serupa pernah diadakan oleh Larry Jacobi dan Kevin Whitehouse dari Washington University. Bedanya, mereka menggunakan sekumpulan kata-kata, bukan foto. Namun hasil yang didapat sama dengan eksperimen Dr. Alan Brown.
Berdasarkan pada hasil eksperimennya, Dr. Alan Brown kemudian mengajukan sebuah teori yang disebut sebagai teori ponsel (atau perhatian yang terpecah).
Teori ini mengatakan bahwa ketika perhatian kita terpecah, maka, secara subliminal, otak kita akan menyimpan informasi mengenai kondisi di sekeliling kita namun tidak benar-benar menyadarinya. Ketika perhatian kita mulai fokus kembali, maka segala informasi mengenai sekeliling kita yang tersimpan secara subliminal akan "terpanggil" keluar sehingga kita merasa lebih familiar. Ini sama seperti bongkahan es di bawah permukaan air yang naik ke atas permukaan.
Contoh, jika kita memasuki sebuah rumah sambil ngobrol dengan orang lain, maka perhatian kita tidak akan terpaku kepada kondisi rumah itu, namun otak kita telah menyimpan informasi itu secara subliminal di bawah sadar. Ketika kita selesai ngobrol, pikiran kita mulai fokus dan informasi yang tersimpan di bawah sadar mulai muncul. Seketika itu juga kita mulai merasa familiar dengan rumah itu.
Jadi, berdasarkan teori ini, deja vu tidak berhubungan dengan kejadian di masa lalu yang telah berlangsung lama.
Memori dari sumber lain
Ada lagi teori yang lain. Teori ini percaya bahwa otak kita menyimpan banyak memori yang datang dari berbagai aspek kehidupan kita, seperti film yang kita tonton, gambar ataupun buku yang kita baca. Informasi-informasi ini kita simpan tanpa kita sadari. Sejalan dengan lewatnya waktu, maka ketika kita mengalami peristiwa yang mirip dengan informasi yang pernah kita simpan, maka memori yang tersimpan di bawah sadar kita akan bangkit kembali.
Contoh, sewaktu kecil, mungkin kita pernah menonton sebuah film yang memiliki adegan di sebuah tugu atau monumen. Ketika dewasa, kita mengunjungi tugu ini dan tiba-tiba kita merasa familiar walaupun kita tidak ingat dengan film tersebut.
Teori ini mirip dengan teori ponsel, tapi teori ini setuju bahwa deja vu berhubungan dengan kejadian yang telah berlangsung lama di masa lampau.
Teori Pemrosesan Ganda (visi yang tertunda)
Dalam banyak hal, teori-teori mengenai penyebab Deja Vu tidak berbeda jauh dari yang diajukan oleh Sigmund Freud. Namun seorang peneliti bernamaRobert Efron berusaha melihat lebih jauh kedalam mekanisme otak, bukan sekedar pikiran sadar atau tidak sadar. Walaupun sangat teknikal, teori yang diajukannya dianggap sebagai salah satu teori Deja Vu terbaik yang pernah ada.
Teori Efron ini berhubungan dengan bagaimana cara otak kita menyimpan memori jangka panjang dan jangka pendek. Ia menguji teori ini pada tahun 1963 di rumah sakit Veteran Boston. Menurutnya, respon syaraf yang terlambat dapat menyebabkan deja vu. Hal ini disebabkan karena Informasi yang masuk ke pusat pemrosesan di otak melewati lebih dari satu jalur.
Efron menemukan bahwa Lobus Temporal dari otak bagian kiri bertanggung jawab untuk mensortir informasi yang masuk. ia juga menemukan bahwa Lobus Temporal ini menerima informasi yang masuk dua kali dengan sedikit delay antara dua transmisi tersebut.
Informasi yang masuk pertama kali langsung menuju Lobus Temporal, sedangkan yang kedua kali mengambil jalan berputar melewati otak sebelah kanan terlebih dahulu.
Jika delay yang terjadi sedikit lebih lama dari biasanya, maka otak akan memberikan catatan waktu yang salah atas informasi tersebut dengan menganggap informasi tersebut sebagai memori masa lalu.
Deja Vu - Sepertinya saya pernah menulis ini.
Tidak, saya cuma bercanda. Ini pertama kalinya saya menulis mengenai Deja Vu. Walaupun tidak menakutkan seperti fenomena Doppelganger yang juga sering dihubungkan dengan aktifitas otak, Deja Vu tetap dianggap sebagai fenomena yang luar biasa misteriusnya.
Tapi jika kalian bertanya mengenai pendapat saya, maka saya rasa Sigmund Freud telah memecahkan misterinya.
"Om, saya merasakan bahwa saya pernah melakukan hal yang sama, gerakan yang sama dan lain- lain"
Suatu hari, kalimat di atas masuk ke kotak komentar di blog ini. Walaupun kalimat itu terdengar menakutkan dan misterius, tapi untuk kasus ini sepertinya saya punya jawabannya. Inilah yang disebut deja vu.
Banyak dari kita yang sudah pernah mendengar kata ini, tapi mungkin cuma sedikit yang mengetahui artinya bro.
Definisi Deja Vu
Deja vu berasal dari kata Perancis yang berarti "telah melihat". Kata ini mempunyai beberapa turunan dan variasi seperti deja vecu (telah mengalami),deja senti (telah memikirkan) dan deja visite (telah mengunjungi). Nama Deja Vu ini pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan Perancis bernama Emile Boirac yang mempelajari fenomena ini tahun pada 1876.
Selain deja vu, ada lagi kata Perancis yang merupakan lawan dari deja vu, yaitu Jamais Vu, yang artinya "tidak pernah melihat". Fenomena ini muncul ketika seseorang untuk sementara waktu tidak dapat mengingat atau mengenali peristiwa atau orang yang sudah pernah dikenal sebelumnya. Saya rasa sebagian dari kalian juga sering mengalaminya.
Sebelum kita melihat mengenai deja vu, pertama, kita perlu mengetahui apa yang disebut dengan "Recognition Memory", atau memori pengenal.
Recognition Memory
Recognition Memory adalah sebuah jenis memori yang menyebabkan kita menyadari bahwa apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah pernah kita alami sebelumnya.
Otak kita berfluktuasi antara dua jenis Recognition Memory, yaitu Recollectiondan Familiarity. Kita menyebut sebuah ingatan sebagai Recollection (pengumpulan kembali) jika kita bisa menyebutkan dengan tepat seketika itu juga kapan situasi yang kita alami pernah muncul sebelumnya. Contoh, jika kita bertemu dengan seseorang di toko, maka dengan segera kita menyadari bahwa kita sudah pernah melihatnya sebelumnya di bus.
Sedangkan ingatan yang disebut Familiarity muncul ketika kita tidak bisa menyebut dengan pasti kapan kita melihat pria tersebut. Deja Vu adalah contoh Familiarity.
Selama terjadi Deja Vu, kita mengenali situasi yang sedang kita hadapi, namun kita tidak tahu dimana dan kapan kita pernah menghadapinya sebelumnya.
Percaya atau tidak, 60 sampai 70 persen manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali, apakah itu berupa pandangan, suara, rasa atau bau. Jadi, jika anda sering mengalami deja vu, jelas anda tidak sendirian di dunia ini.
Teori-Teori Deja Vu
Walaupun Emile Boirac sudah meneliti fenomena ini sejak tahun 1876, namun ia tidak pernah secara tuntas menyelesaikan penelitiannya. Karena itu, banyak peneliti telah mencoba untuk memahami fenomena ini sehingga akhirnya kita mendapatkan Paling tidak 40 teori yang berbeda mengenai deja vu, mulai dari peristiwa paranormal hingga gangguan syaraf.
Pada tulisan ini, tidak mungkin saya membahas 40 teori tersebut satu persatu. Jadi saya akan memilih beberapa teori yang saya anggap perlu diketahui. Pertama, saya akan mulai dari teori psikolog legendaris, Sigmund Freud. Tapi sebelum itu, saya ingin menunjukkan kepada kalian sebuah gambar yang sangat terkenal. Ini dia :

Foto di atas adalah foto ilustrasi "Puncak gunung es" yang terkenal. Para ahli "otak" sering menggunakan ilustrasi di atas untuk menunjukkan seperti apa pikiran kita yang sebenarnya. Permukaan air adalah batas kesadaran kita.Pikiran Sadar kita adalah bongkahan yang muncul di atas permukaan laut.Sedangkan pikiran bawah sadar adalah bongkahan raksasa yang ada di dalam laut.
Menurut mereka, sesungguhnya sebagian besar informasi yang kita terima tersimpan di pikiran bawah sadar kita dan belum muncul ke permukaan. Hanya sebagian kecil dari informasi yang kita terima benar-benar kita ingat atau sadari. Prinsip ini adalah kunci penting untuk memahami Deja Vu.
Gangguan akses memori
Sigmund Freud yang sering dijuluki sebagai bapak psikoanalisa pernah meneliti mengenai fenomena ini dan ia percaya bahwa seseorang akan mengalami Deja Vu ketika ia secara spontan teringat dengan sebuah ingatan bawah sadar. Karena ingatan itu berada pada area bawah sadar, isi ingatan tersebut tidak muncul karena dihalangi oleh pikiran sadar, namun perasaan familiar tersebut bocor keluar.
Teori Freud ini terbukti menjadi landasan bagi teori-teori yang muncul berikutnya.
Namun sebelum saya membahas teori-teori yang lain, saya ingin mengajak kalian untuk mengenal satu kata ini terlebih dahulu, yaitu "Subliminal". Subliminal berasal dari kata latin, yaitu "sub" dan "Limin atau Limen". "Sub" berarti bawah, sedangkan "Limin" berarti ambang batas. Dalam artian psikologi, subliminal berarti beroperasi dibawah sadar.
Lagi-lagi berhubungan dengan bawah sadar. Maksud saya memperkenalkan kata ini adalah untuk memahami teori di bawah ini.
Perhatian yang terpecah - teori ponsel
Seorang peneliti bernama Dr. Alan Brown pernah mengadakan eksperimen yang diharapkan bisa menciptakan ulang proses deja vu. Dalam percobaannya, ia dan rekannya Elizabeth Marsh memberikan sugesti subliminal kepada subjek penelitiannya.
Mereka menunjukkan sekumpulan foto yang menunjukkan lokasi-lokasi yang berbeda kepada sekelompok pelajar dengan maksud bertanya kepada mereka mana yang dianggap paling familiar bagi mereka. Dalam percobaan ini, semua pelajar yang diuji belum pernah mengunjungi lokasi-lokasi yang ada di foto tersebut.
Namun sebelum mereka menunjukkan foto-foto itu, terlebih dahulu mereka menayangkan sebagian foto itu di layar dengan kecepatan subliminal sekitar 10 sampai 20 milidetik. Kecepatan itu cukup bagi otak manusia untuk menyimpan informasi itu di bawah sadar, namun tidak cukup bagi para pelajar itu untuk menyadari dan menaruh perhatian padanya.
Dalam percobaan ini terbukti bahwa lokasi-lokasi pada foto-foto yang sudah ditayangkan dengan kecepatan subliminal dianggap paling familiar bagi para pelajar itu.
Eksperimen serupa pernah diadakan oleh Larry Jacobi dan Kevin Whitehouse dari Washington University. Bedanya, mereka menggunakan sekumpulan kata-kata, bukan foto. Namun hasil yang didapat sama dengan eksperimen Dr. Alan Brown.
Berdasarkan pada hasil eksperimennya, Dr. Alan Brown kemudian mengajukan sebuah teori yang disebut sebagai teori ponsel (atau perhatian yang terpecah).
Teori ini mengatakan bahwa ketika perhatian kita terpecah, maka, secara subliminal, otak kita akan menyimpan informasi mengenai kondisi di sekeliling kita namun tidak benar-benar menyadarinya. Ketika perhatian kita mulai fokus kembali, maka segala informasi mengenai sekeliling kita yang tersimpan secara subliminal akan "terpanggil" keluar sehingga kita merasa lebih familiar. Ini sama seperti bongkahan es di bawah permukaan air yang naik ke atas permukaan.
Contoh, jika kita memasuki sebuah rumah sambil ngobrol dengan orang lain, maka perhatian kita tidak akan terpaku kepada kondisi rumah itu, namun otak kita telah menyimpan informasi itu secara subliminal di bawah sadar. Ketika kita selesai ngobrol, pikiran kita mulai fokus dan informasi yang tersimpan di bawah sadar mulai muncul. Seketika itu juga kita mulai merasa familiar dengan rumah itu.
Jadi, berdasarkan teori ini, deja vu tidak berhubungan dengan kejadian di masa lalu yang telah berlangsung lama.
Memori dari sumber lain
Ada lagi teori yang lain. Teori ini percaya bahwa otak kita menyimpan banyak memori yang datang dari berbagai aspek kehidupan kita, seperti film yang kita tonton, gambar ataupun buku yang kita baca. Informasi-informasi ini kita simpan tanpa kita sadari. Sejalan dengan lewatnya waktu, maka ketika kita mengalami peristiwa yang mirip dengan informasi yang pernah kita simpan, maka memori yang tersimpan di bawah sadar kita akan bangkit kembali.
Contoh, sewaktu kecil, mungkin kita pernah menonton sebuah film yang memiliki adegan di sebuah tugu atau monumen. Ketika dewasa, kita mengunjungi tugu ini dan tiba-tiba kita merasa familiar walaupun kita tidak ingat dengan film tersebut.
Teori ini mirip dengan teori ponsel, tapi teori ini setuju bahwa deja vu berhubungan dengan kejadian yang telah berlangsung lama di masa lampau.
Teori Pemrosesan Ganda (visi yang tertunda)
Dalam banyak hal, teori-teori mengenai penyebab Deja Vu tidak berbeda jauh dari yang diajukan oleh Sigmund Freud. Namun seorang peneliti bernamaRobert Efron berusaha melihat lebih jauh kedalam mekanisme otak, bukan sekedar pikiran sadar atau tidak sadar. Walaupun sangat teknikal, teori yang diajukannya dianggap sebagai salah satu teori Deja Vu terbaik yang pernah ada.
Teori Efron ini berhubungan dengan bagaimana cara otak kita menyimpan memori jangka panjang dan jangka pendek. Ia menguji teori ini pada tahun 1963 di rumah sakit Veteran Boston. Menurutnya, respon syaraf yang terlambat dapat menyebabkan deja vu. Hal ini disebabkan karena Informasi yang masuk ke pusat pemrosesan di otak melewati lebih dari satu jalur.
Efron menemukan bahwa Lobus Temporal dari otak bagian kiri bertanggung jawab untuk mensortir informasi yang masuk. ia juga menemukan bahwa Lobus Temporal ini menerima informasi yang masuk dua kali dengan sedikit delay antara dua transmisi tersebut.
Informasi yang masuk pertama kali langsung menuju Lobus Temporal, sedangkan yang kedua kali mengambil jalan berputar melewati otak sebelah kanan terlebih dahulu.
Jika delay yang terjadi sedikit lebih lama dari biasanya, maka otak akan memberikan catatan waktu yang salah atas informasi tersebut dengan menganggap informasi tersebut sebagai memori masa lalu.
Deja Vu - Sepertinya saya pernah menulis ini.
Tidak, saya cuma bercanda. Ini pertama kalinya saya menulis mengenai Deja Vu. Walaupun tidak menakutkan seperti fenomena Doppelganger yang juga sering dihubungkan dengan aktifitas otak, Deja Vu tetap dianggap sebagai fenomena yang luar biasa misteriusnya.
Tapi jika kalian bertanya mengenai pendapat saya, maka saya rasa Sigmund Freud telah memecahkan misterinya.
Langganan:
Postingan (Atom)



